Jenis Batu Alam Untuk Percantik Rumah

Pemakaian batu alam pada desain rumah Kamu bisa memperkenalkan nuansa ruangan yang sejuk, pula membuat tampilan rumah terkesan natural. Kepribadian batu alam yang bermacam- macam serta unik baik dalam perihal dimensi, corak, warna, dan tekstur menjadikan batu ini sanggup menciptakan bermacam tampilan yang menarik pada bangunan. Tidak hanya itu, ketahanan batu ini terhadap cuaca ataupun gesekan menjadikan batu alam sesuai diaplikasikan pada bidang luar rumah.

Batu alam tidak cuma batu paras jogja sesuai digunakan pada rumah bergaya etnik Bali ataupun rumah tropis, namun pula bisa diterapkan pada nyaris seluruh tipe desain rumah. Sekalipun rumah modern minimalis yang mempunyai konsep“ clean and sederhana”, senantiasa menggunakan batu alam pada elemen bidang luarnya.

Batu alam dapat diaplikasikan bagaikan lantai, bilik, ataupun apalagi bagaikan elemen dekoratif pada kolam ataupun pagar rumah Kamu. Pola pemasangannya lumayan bermacam- macam, semacam pola pasang style bilik batu, susun sirih, maju mundur, dan kotak– kotak bujur sangkar. Pemilihan pola ini pastinya wajib disesuaikan dengan kepribadian batu alam yang Kamu pakai. Biasanya, pengaplikasian batu alam pada fasad rumah mempunyai tujuan buat membagikan kesan alami. Berikut ini sebagian tipe batu alam yang tersebar di pasaran

  1. Batu Candi

Salah satu alibi mengapa batu ini dinamakan batu candi merupakan sebab batu tipe ini kerap dijadikan bahan dasar pembuatan patung– patung yang menghiasi candi. Salah satu karakteristik yang dimilikinya merupakan corak batu ini yang hitam semacam gelap ataupun abu– abu hendak jadi lebih hitam bila terserang air. Batu ini mempunyai pori yang besar( porous) sehingga hendak lebih gampang terkena lumut.

Bila Kamu berencana memakai batu candi bagaikan elemen bidang luar bangunan, hendaknya diberi susunan coating. Walaupun mempunyai tekstur yang agresif serta keras, batu alam kerap kali diukir buat dibangun jadi arca. Biasanya wujud batu candi yang dijual di pasaran berbentuk lempengan dengan bermacam- macam dimensi dari 10 x 10 centimeter, 15 x 30 centimeter, hingga dimensi 40 x 40 centimeter.

batu candi salah satu tipe batu alam jogja

Sebab tampilannya yang natural serta membagikan kesan sejuk, menjadikan batu alam kerap digunakan pada bidang luar rumah. Umumnya batu ini digunakan pada pagar rumah, carport, serta lantai teras. Tetapi, terkadang batu ini digunakan pula pada elemen bidang dalamnya buat membuat cantik ruangan biar terkesan natural

2. Batu Marmer

Pemakaian batu marmer pada bangunan bisa membagikan kesan elegan. Umumnya, desain rumah klasik menggunakan batu ini buat mempermanis tampilan rumah. Kerap kali batu marmer digunakan bagaikan bahan pelapis lantai utama.

batu marmer, salah satu tipe batu alam jogja

Warna yang dipunyai batu marmer lumayan bermacam- macam. Batu ini memiliki urat– urat halus dengan corak yang senada. Dimensi batu marmer lumayan bermacam- macam mulai dari 10 x 10 centimeter, 10 x 20 centimeter, 15 x 30 centimeter, sampai 30 x 60 centimeter. Sebab wujudnya yang lempengan ini, menjadikan dimensi batu marmer bisa dipotong cocok dengan kebutuhan. Sebagian tipe batu marmer yang lumayan terkenal antara lain marmer ujung pandang, marmer putih, marmer tipe dark emperador.

3. Batu Sabak ataupun Batu Kali

Bbatu kali ataupun batu sabak biasanya berupa bongkahan. Sebab strukturnya yang tersusun dari susunan– susunan menjadikan batu ini gampang di potong jadi lempengan. Lempengan batu ini mempunyai wujud yang tidak beraturan sehingga buat dikala dicoba pemasangan, diperlukan tukang yang telah mahir biar hasilnya nampak artistik serta apik.

Batu sabak, salah satu tipe batu alam jogja

Kepribadian batu sabak merupakan mempunyai corak yang hitam, semacam abu– abu tua, hijau tua, serta gelap. Batu sabak sangat keras serta mempunyai banyak pori halus sehingga sangat sesuai buat dijadikan elemen bidang luar rumah. Kerap kali batu tipe ini dijadikan pelapis bilik serta lantai rumah. Batu sabak yang sangat terkenal antara lain batu sabak gelap tasik, garut, serta pekalongan.

4. Batu Andesit

Batu andesit merupakan salah satu tipe batu alam yang sangat keras. Batu tipe ini mempunyai ketahanan yang lebih terhadap cuaca serta lumut sebab pori– pori yang dimilikinya sangat rapat. Hingga itu, Sebab perihal inilah, batu andesit sangat sesuai digunakan digunakan baik di luar ataupun di dalam ruangan.

batu andesit, salah satu tipe batu alam

Karakteristik yang dipunyai batu ini merupakan rupanya yang agak hitam, semacam abu– abu polos, kecoklatan, serta kehijauan. Batu Andesit umumnya berupa lempengan dengan ketebalan 3– 4 centimeter dengan dimensi 5 x 20 centimeter hingga 20 x 40 centimeter.

Perihal menarik yang dipunyai batu ini merupakan metode penyusunannya yang lumayan bermacam- macam, mulai dari alur maju mundur, susun sirih, siar bata, sampai alur lurus. Salah satu pola yang sangat kerap digunakan merupakan pola siar bata silih memantapkan serta silih mengikat bagaikan susunan bilik. Batu ini sering digunakan pada bangunan berkonsep modern minimalis sebab rupanya yang monoktromatik serta wujudnya yang simpel.

5. Batu Paras

Batu yang mempunyai corak putih kekuningan ini terkesan natural serta berparas menawan. Batu paras sangat gampang diukir serta dipahat sehingga acap kali digunakan bagaikan bahan dekoratif pada bangunan, semacam hiasan bilik, hiasan halaman, ventilasi/ roster, dan relief/ ukiran. Sebagian tipe batu paras yang sangat terkenal merupakan batu paras Bali serta paras Jogja.

batu paras, salah satu tipe batu alam jogja

Tekstur yang dipunyai batu paras lebih halus dibanding batu candi. Corak batu ini cenderung cerah, semacam kuning serta putih. Sayangnya, batu ini lebih gampang ditumbuhi lumut serta lembab sebab pori– pori yang dimilikinya besar. Hingga itu, bila Kamu berencana memakainya batu ini pada bagian bidang luar rumah, hendaknya batu diberi susunan coating sehabis terpasang dicoba pemasangan. Dimensi tipe batu paras ini yang tersebar dipasaran merupakan mulai dari dimensi 10 x 10 centimeter sampai 20 x 40 centimeter.

Leave a Reply

Open chat